Complicated is Perfect
Pembahasan
kali ini kita menggapiri ke kognisis atau pemahaman yang majuliet atau bahasa
inggrisnya complicated rumit karena yang rumit itu misterius dan luar biasa
sempurnanya.
Yang
rumit itu sempurna dan begitupun sebaliknya yang sempurna juga itu amat sangat
rumit sekali, kita harus benar-benar paham asli secara perfect kerumitan supaya
kita bisa menelaah dan meneliti sistem cara kerja dan bentuknya bagaimana iya
bergerak dan bekerja.
Kita
membahas dengan ranah keagungan tuhan semesta alam saja model kenapa awan bisa
warna putih?, kenapa ketika matahari tenggelah suka ada mega warna kuning
datang?, kenapa ketika kita berada dicoran digedung-gedung sinya handphone kita
terkadang tidak ada? dan kenapah ilmu terapan semakin canggih dan banyaknya
ilmu-ilmu yang bermunculan yang tidak bisa diduga oleh kita sendiri.
Salah
satunya ilmu yang tidak terlihat adalah ilmu metafisika ilmu ini adalah ilmu
diluar jangkauan pemahaman manusia terserah itu mau super punya gelar tinggi,
atau punya super duper guru besar profesor di segala penjuru universitas
didunia.
Penulis
punya anekdot yang romantis plus indah untuk dibaca dan dimengerti untuk
melihat kesempurnaan dan keagungan yang menciptakan rumit keindahan, tulisan
ini saya ambil dari tulisan pak hendradi herdienata beliau adalah orang yang
cinta terhadap ilmu yang menjadi pokus bidangnya yaitu ilmu fisika.
Beliau
bukan Cuma hanya sosok seorang dosen atau pengajar tetapi edukasi beliau
mengajarkan kepada anak didiknya mahasiswa itu penuh cerita dan pengalaman yang
diberikan ke pada kami untuk refleksi belajar dari pengalaman.
“Alkisah
seorang ilmuan saat menyaksikan sunset (matahari tenggelam) beauty bersama
kekasihnya terpana oleh keindahan warna-warni langit matahari”
Sang
kekasihpun berkata : “sayang lihat betapa indahnya tuhan menciptakan alam ini”
“Sang
ilmuanpun kemudian tersenyum bahagia lalu mengecup pipi sang kekasihnya dan
menjawab dalam hati.
Ucap
seorang ilmuan itu kepada kekasihnya : “benar sayang, tapi tahukah kamu bahwa
keindahan itu terasa lengkap jika kita mampu memahami bagimana kesempurnaan itu
bekerja”
Sang
kekasihpun hanya tersenyum menelaah dan memahami ucapan seorang ilmuan itu.
Logikanya
begini saja, ketika sang ilmuan terkemuka yang mampu menciptakan teori big bang
yang ditemukan oleh Stephen hawking secara ilmiah, teori big bang adalah
ledakan dasyat atau dentuman besar dalam ilmu kosmologi (ilmu cabang astronomi)
dan salah satu menjelaskan ilmu pengetahuan terbentuknya alam semesta. Teori
ini menyatakan bahwa alam semesta ini berasal dari kondisi super padat dan
panas yang kemudian mengembang sekitar 13.700 juta tahun yang lalu.
Mungkin
dengan adanya teori ini another (pengarang) juga tidak selalu percaya 100% akan
teori yang diciptakan oleh ilmuan Stephen hawking, tetapi kita amat
mengapresiasi terhadap penemuan teori ini dan mungkin ada sebagian orang yang
paham atau mengerti terhadap teori ini, bagi penulis mengerti atau tidak
mengerti itu mungkin kekurangan kita untuk kita pahami.
Karena
dalam teori big bang ini lumayan rumit dan complicated dalalm memahaminya,
tetapi bila kita memahami secara utuh dan mafhum kita bisa melihat keagungan
sang maha holik yang menciptakan alam semesta ini begitu rumit dan ruwet,
sekali lagi bukan masalahnya diartikel ini percaya akan teori big bang ini,
tetapi inilah gambaran ilmu Allah SWT yang amat luas bagi kita kalifah fillardi
(pemimpin dimuka bumi) untuk melihat ilmu-ilmu Allah yang luar biasa luasnya
tidak terhingga.
Kita
memahami bukan dari teori big bangnya yang diciptakan oleh si Stephen hawking
melainkan memahami keagungan dan kehebataanya, kita harus percaya dengan
keimanan kita bahwa “Robana maholaktana haja batilah”
firman ini membuktikan bahwa sekalipun Stephen hawking punya disabilitas
(kelainan) tetapi ilmuan ini mempunyai kemampuan yang amat dasyat dan luar
biasa untuk kita mengerti terhadap teorinya, apalagi itu yang oleh Allah SWT
ciptakan untuk mencitai ilmunya masing-masing terutama ilmu agama.
Alam
semesta ini diciptakan rumit oleh sang maha pencipta dan ini hanya gambaran 3
dimensi yang Allah SWT berikan kepada umat manusia supaya memahami lebih arif
dalam hidup, jangan dirusak ehhh malah dirusak.
Gambaran
yang aslinya lebih rumit dan metafisika untuk ditelaah atau diteliti secara
mafhum, logikanya alam semesta ini amat complicated sekali bagi yang
menciptakannya apalagi sang penciptanya yang ingin di teliti dan dilihat secara
ilmiah, tidak akan terlihat meskipun kamu menggunakan algoritma dan logaritma
logika yang luar biasa rumitnya.
Terbukti
yang sulit dan ruwet ini yang sempurna, perfect tetapi kesempurnaan itu bukan
untuk dilihat dan di teliti, kita sebagai cucu-cucu anak adam hanya bisa
mengimani dan mengagungkan yang diciptakannya dimuka bumi ini, bila ada orang
yang ingin melihat tuhannya lihat dulu lah ciptaanya yaitu “matahari” apakah
kau mampu melihat matahari disiang hari, apakah matamu kuat untuk melihat
ciptaanya, apalagi melihat sang maha pencipta bila melihat mataharipun tidak
kuat itu melihatnya.
Bila
kita mampu meri kita memahaminya secara sempurna dan bila sulit lihatlah
gambaran dan deskripsinya saja untuk memahami hyipotesinya, dan pemahaman mu
itu salah satu bukti bahwa setiap hal yang tuhan ciptakan itu punya makna dan
arti yang sangat bercabang dan ilmu yang luar biasa luasnya apalagi kita mampu
memahami diri kita masing-masing untuk bisa bersandar dari cinta ilmu fassion
yang sudah lahir tuhan berikan kepada anak-anak cucu adam.
Jangan
banyak-banyak ya semoga artikel ini memberikan dan membuka matahati kita untuk
terus mencintai alam semesta terutama negerinya sendiri dan mencitai
saudara-saudaranya dan manusia dan keluarga beserta adik-adik kita.
Penulis
pun bukan orang yang super hebat tetapi penulis sedikit ingin menaburkan
benih-benih kedamaian, kecintaan dan rasa kasing sayang terhadap tulisa ini semoga
kita tetap menjadi orang yang istiqomah dan teruslah minta perlindungan kepada
tuhan semesta alam yang menciptakanmu, karena sebaik-baiknya pelindung adalah
yang menciptakan oleh penciptanya.

Comments
Post a Comment