Industri Kreatif dan Pemanfaatan Teknologi
Gelombang ekonomi ke empat adalah gelombang dimana ekonomi dan teknologi mulai diberdayakan secara maksimal lewat bantuan kanal-kanal online (daring) dengan memanfaatkan pertumbuhan industri baru dengan basis menandalkan kreativitas manusia melonjak dan berdampak signifikan pada pertumbuhan esktor ekonomi Indonesia.
Tapi ada beberapa orang
yang belum mengetahui sektor pemanfaatan industri kreatif lewat
teknologi-teknologi yang digunakan, pengertiannya sendiri memiliki gagasan baru
dalam dunia perekonomian yang mengutamakan kreativitas dan informasi. Hal ini
merujuk pada kreativitas manusia yang tidak terbatas sehingga bisa dimanfaatkan
sebagai faktor produksi.
Lebih jelasnya inti
dari ekonomi kreatif ditunjukan pada mereka yang mengedepankan kreatifitas,
pengetahuan, serta ide-ide cemerlang seseorang untuk memajukan roda
perekonomian. Era global yang mendukung (support)
kemajuan teknologi sangat menuntungkan industri yang bergerak pada sektor
ekonomi kreatif, ciri ekonomi kreatif diantaranya berbasis pada ide dan juga
gagasan serta pengembangan yang bersifat terbuka dan unlimited, merupakan hasil kreasi intelektual, mampu membuat relasi
dengan berbagai pihak, konsep yang dibangun bersifat sementara dan mudah
tergantikan.
Disisi lain ada 10 sub
sektor ekonomi kreatif untuk bisa dijadikan peluang usaha :
1. Advertising (periklanan)
Sebenarnya dari dulu
untuk membuat suatu iklan memang dibutuhkan orang yang memiliki ide-ide
kreatif. Agar iklan yang dibuat bisa menarik perhatian konsumen. Periklanan ini
bisa dijadikan sebagai ajang para pelaku ekonomi kreatif untuk menawarkan
jasanya dalam membuat iklan. Pembuatan iklan ini tidak hanya memuat ide kreatif
saja, tetapi juga menggunakan strategi pemasaran yang tepat.
2. Arsitektur
Konsep ekonomi kreatif
juga bisa dilakukan dalam bidang pembangunan atau arsitektur. Hal ini tentu
saja bisa, karena di jaman yang semakin maju ini banyak generasi-generasi
milenial yang ingin mempunyai konsep rumah atau hunian yang unik.
3. Pasar Barang Seni
Semua seni membutuhkan
kreativitas yang tinggi seperti patung, lukisan, hingga musik. Para seniman
bisa menambahkan konsep ekonomi kreatif ini ke dalam kehidupan seni mereka. Hal
ini bisa dilakukan untuk melakukan lelang atau pameran seni.
4. Craft (kerajinan)
Para pengrajin bisa
memasukkan konsep ekonomi kreatif dalam usaha kerajinan. Walaupun kerajinan
biasa diproduksi dalam jumlah yang relatif sedikit, tetapi hal tersebut bukan
menjadi penghalang bagi para pengrajin untuk memakai konsep ekonomi kreatif.
Karena walaupun
kerajinan yang dihasilkan tidak banyak, tapi kualitas dari kerajinan tersebut
yang bisa mengangkat nama para pengrajin. Kerajinan pada umumnya memang masih
dibuat dengan cara tradisional.
5. Desain
Kegiatan desain memang
sangat membutuhkan sumber daya manusia yang kreatif di bidang ini. Mulai dari
mendesain sebuah produk, desain grafis, desain interior, dan lainnya sangat
membutuhkan kreativitas di dalam pembuatannya.
6. Fashion
Konsep ekonomi kreatif
juga dapat merambah ke dunia fesyen. Para perancang busana biasanya sangat
membutuhkan orang-orang yang dapat memberinya ide dan masukkan kreatif mengenai
busana yang akan dirancangnya.
7. Musik
Para musisi haruslah
memiliki ide yang kreatif dan inovatif saat ingin menciptakan sebuah lagu.
Tidak hanya saat menciptakan lagunya saja tetapi saat lagu tersebut akan
didistribusikan.
8. Game (permainan interaktif)
Dijaman yang serba
canggih seperti sekarang ini menjadikan game sebagai salah satu asupan pokok
bagi beberapa orang. Biasanya game ini menyasar para anak-anak dan remaja.
Untuk itu dibutuhkan pemikiran kreatif agar game tidak hanya sebagai sarana
hiburan saja.
9. Televisi (broadcasting)
Di balik layar kaca
memang terdapat orang-orang yang sangat kreatif dan inovatif dalam membuat
acara untuk menghibur para penonton. Seperti menciptakan acara reality show,
kuis, games, infotainment, dan masih banyak lagi bukanlah hal yang mudah.
Tetapi di zaman sekarang ini semakin banyak acara yang kurang mendidik
khususnya bagi anak-anak.
10. Video, Film dan Fotografi
Tentu saja sangat
dibutuhkan orang yang memiliki kemampuan dan kreativitas di dalam bidang ini.
Mulai dari pembuatan film atau video, pemotretan di bidang fotografi, hingga
mengedit hasil dari ketiganya untuk kemudian disebarluaskan.
Jika tidak memiliki ide
yang kreatif maka film yang dihasilkan akan sangat monoton dan gambar yang
dihasilkan akan terlihat biasa saja. Maka dari itu konsep ekonomi kreatif
sangat dibutuhkan di dalam bidang ini. Konsep tersebut bisa dijadikan sebagai
penunjang saat ingin memproduksi sebuah film atau video. Sehingga film yang
dihasilkan akan terlihat lebih menarik.
Itulah salah satu sub
sektor pekerjaan yang mempunyai unsur kreatif yang dimana mempunyai dampak
manfaat untuk menurangi pengangguran bukan hanya mengurangi angka pengangguran
membuat masyarakat lebih kreatif, menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan
inovasi diberbagai bidang, menciptakan kompetisi bisnis yang lebih sehat.
Semoga ekonomi kreatifdiindonesia terus dikembangkan dan bisa bersaing ditingkat global maupun local tetapi
yang terpenting kita sebagai warga negara (WNI) harus mencintai produk dalam lokal
dan jangan memakai produk-produk luar karena warga negara yang baik adalah
warga negara yang melakukan dan membantu warga negaranya sendiri.

Comments
Post a Comment