Laga Persahabatan
Tulisan
anekdot ini buat rekan, kawan, best friend, keluarga dan untuk negeri ku
tercinta, sudah lama persepakbolaan Indonesia di tutup dan di buka lagi di edit
dengan nama liga 1 dan sahpun persepakbolaan Indonesia jaya kembali di sambut
dengan gembira oleh seluruh pecinta sepak bola di tanah air.
Ini
pengalaman ku riel buka duplikasi bila tidak percaya komentar di bawah atau
message via email Mlutfisopyan@gmail.com
chat mee, bila anda ingin ngobrol dengan ane, apa sih pengalamannya ? are you
know, ok gw ceritain.
Pada
liga 1 pertandingan yang ditunggu tunggu atau yang diinginkan oleh warga
seluruh tanah air ingin melihat pertandingan tersebut, tetapi bila di liga
inggris sebutlah itu Mancester United vs Chelsea atau di liga spanyol
katakanlah Real Madrid vs FC Barcelona, dua kubu ini saling bertemu sangat
heboh dan gereget melihat permainannya.
Tetapi
bila di Indonesia sebutlah dengan nama ibu kota kita Jakarta Persija Jakarta vs
Persib Bandung, dua tim besar ini bermain pada tanggal sabtu/22/2017 di stadion
GBLA (Gelora Bandung Lautan Api)
setadion baru dan kapasitasnyapun luar biasa super hebat eibuan bobotoh
vikingpun melihat agenda atau acara pertandingan berlangsung di stadion persib bandung
tersebut, dengan penuh antusias dan penuh semangat biru dan seluruh lautan
manusia menjadi lautan biru ciri has dari warna persib bandung.
Tidak
hanya di stadion warga atau pendung persib dan persija menonton di warung kopi,
kedai kafe, tukang pecel, restoran, tukang sate, warung, dan lain-lain, tetapi
mereka berkubu-kubu, berkubu-kubu maksudnya satu komunitas bila ada yang
menonton tipi rame-rame itu semua matoritas persib atau persija dan itu menjadi
jarang untuk disatukan menjadi gula dan susu.
Tetapi
pada tanggal sabtu/22/2017 semua kampung dan luar kampung bersatu untuk nonton
di layar tanjeb (lebar) untuk berjuang mengumpulkan dana untuk melihat
pertandingan yang ditunggu tunnggu hingga yang ditunggu tersebutpun show up (muncul)
di televisi dan mereka menggalang dana untuk berusaha nonton.
Tim
pihak persib atau jak mania dan persib sebutlah viking itu saling membantu dan
mencari solusi agar kita bersama melihat tim kesayangan kita bisa nontoh di
layar kaca (televisi) agar semuanya bisa nonton bersama, inilah letak titik
indahnya tim panas menjadi hangat dan saling tidak memojokan satu sama lain,
dan andaikan di GBLA (Gelora Bandung
Lautan Api) semua dari tim pihak persija disektor kanan (jak mania) dan
disebelah sektor kita ada (viking) suporter persib, sumua dikombinasi dan di
unifikasi (disatukan) dan menjadi liga persahabatan meskipun pertandingan itu
panas, dan sesuatu yang berisifat panas menjadi hangat.
Ketika
dikampung ane siap-siap bergegas untuk nontoh semua gagal hal-hal yang ingin
dicapai, awalnya ingin memakai infokus dan layar besar tetapi ada gangguan
(disruption) terhadap kami, dan semuanya nonton dengan televisi plasma dan
diganti babake dua televisi LCD (Liquid Crystal Display) dan semua ramai untuk
menonton pertandingan tersebut, ada yang satu sama lain memaki temannya tetapi
teman yang di maki biasa saja menanggapinya malah dengan hati yang luru ora
BAPER (Bawa Perasaan), dan juga ada yang sempat menyanyikan lagu persija untuk
terus bangkit meraih angka yang ingin di raih.
Diforum
ini rame bergemuruh dan banyak teriakan untuk terus support timnya
masing-masing supaya menang, dan mereka tidak ada yang tersakiti biasa saja
dalam menanggapi hal tersebut, saya di jamin se-dijamin-jaminnya bila kemarin
tanggal 22 suporter perija (jak mania) dan persib (viking) bersatu di kiri dan
di kanan, warna biru dan orange banyak hal deskripsi untuk melihat dan menjadi
perbedaan tanpa adanya perpecahan terutama dalam mengapresiasi negara, negara
kita dan se-yakin-yakinnya bapak presiden RI pun akan menyambut dengan penuh
rasa simpati dan empati yang amat sangan besar untuk negara kita.
Jadi
cerminnya terletak kepada saling erat meng-erat, saling jari-jemari dan saling
mengapresiasi satu sama lain, dan contoh cerminnya suporter di kampung saya 50%
40% mereka dari suporter persib dan persija bersatu untuk terus menjaga
persahabatan meskipun beda atribut, dan semua itu akan menjadi kopi yang hangat
dalam persepak bolaan kita, menag kalah itu hal biasa, sekali lagi hal biasa.
Mari
kita satukan dengan tidak memecah belah komunikasi, dan rasa cinta kita kepada
sesame saudara umat manusia didalam club persib dan persiba dan di dalam wadah
suporternyapun berisikan manusia, mari cintai mausia biarkan saling mengejek
dan menghina satu samalain tetapi asal jangan kita berlebihan dalam menindak
lanjuti hal itu.
Ini
semua keinginan negara, masyarakat dan seluruh sebagian rakyat kita
menginginkan jangan adanya hal yang sepele di pecah belah, hanya gara-gara
persepak bolaan kita pecah hancur dan membakar manusia secara tidak layak hanya
gara-gara beda suporter, menurut saya itu hanyalah pemikiran para orang yang
tidak kurang gaul, kurang jauh, dan tidak memandang luasnya adab-adab untuk
cinta kepada manusia.
Penulis
salam untuk keluarga, sahabat dan seluruh kerabat yang membaca artikel atau
anekdot singkat ini, untuk betapa pentingnya kita merawat sosial kita terhadap
satu sama lain saudara-saudara kita diseluruh dunia, dan kenapa di angkat
dengan berjudul “Laga Persahabatan” karena semua ingin melihat dan
mendeskripsikan betapa indahnya cermin untuk meninjau Laga Persahabatan ini
dengan penuh refleksi atau representasi pengalaman (experience) penulis yang
dialami, that enough.

Comments
Post a Comment