Belajarlah Sebelum Memahami



Beberapa dari tulisan yang dipublis di blogger penebarinspiring memungkinankan itu adalah tulisan-tulisan yang tidak hanya seberapa nilainya bahkan belum seberapa pemikirannya untuk bisa dibaca oleh para readers (pembaca) bagi yang membaca.

Untuk tulisan yang ke 62 ini dalam blogger semoga menambah wawasan dan cara pandang yang baik untuk pola pikir manusia yang dikategorikan fungsi di dalam otaknya terdapat akal yang bisa membedakan mana yang hak dan mana yang bathil (jelek dan kebaikan).

Untuk halnyapun semoga dibulan yang penuh dengan rasa syukur di bulan Ramadhan ini kita bisa berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqull khoirat) untuk mencapai nilai-nilai yang positif kepada diri kita ataupun kepada sekitar dan saudara-saudara kita.

Mungkin tema di atas sedikit receh untuk sebuah pemikiran yang maknanya tidak seberapa tetapi belajarlah dari hal-hal yang membuat kita sadar (awarnes) akan simpul-simpul makna kecil supaya kita tidak meremehkan dari hal-hal yang bersifat sepele dalam hidup kita ini.”Karena pemahaman yang kecil akan terlahir besar ketika orang-orang belum memahami suatu dibalik yang kecil itu seperti apa

Pahamilah sebelum mereka memahami apa yang ingin mereka pelajari dan belajarlah sebelum engkau memahami pelajaran yang engkau ingin pelajari dan sediakanlah payung sebelum hujan tiba. Ketika langit mulai tidak kondusif dalam artian mendung bahwa kita harus memahami secara kasat mata bahwa akan turunya hujan untuk hari itu dan supaya kita tidak kebasahan sebelum terunnya hujan kita bisa membawa payung untuk perjalanan kita supaya badan kita tidak basah, itulah logika sederhananya.

Begitupun dalam logika kehidupan ini kita harus antisipasi diri kita masing-masing (each other people) untuk tidak terjebak ke dalam hal-hal yang bersifat konsumtif (direct) atau menelan langsung sehingga kita tidak benar-benar memahami prihal itu sebelumnnya. Apalagi di era keterbukaan ini menyambut  revolusi industri 4.0 yang konon diprediksi oleh para ahli menunjukan semua hal-hal yang bersifat fisik akan bersentuhan dengan adanya internet of things (internet untuk segala) akan terhubung ke jaringan lokal dan global melalui sensor yang tertanam dan selalu aktif.

Di era keterbukaan ini bukan hanya untuk eksis-eksis semata tetapi punya dampak kumpulan data (social set data) yang bersifat overflow (banjir) untuk manusia-mansuai yang penuh dengan keterbukaan di media sosial, dalam artian seaib-aibnya kita punya aib didalam diri kita kita tidak untuk mem-publis untuk kejelekan kita tersebar di akun media sosial. Saya paling tidak senang dengan orang-orang yang mengupload hal-hal yang bersifat tidak untuk cerminan sebagai diri kita masing-masing.

Memahami itu gampang atau sederhana tetapi yang sulit itu belajar memahami, memahami itu tidak semudah yang manusia-manusia pikirkan yang seharusnya menjadi salah satu aspek yang terpenting dalam kehidupan di dunia manusia-manusia tinggal.

Mari kita sama-sama terapkan di dalam diri kita masing-masing (each othe people) untuk belajar memahami sebelum kau bertanya, menuduh dan menyangka-nyangka bahwa supaya lebih jelas kita harus paham bahwa apa yang kita pelajari disaat memahami lebih jelas untuk melihat sisi orang-orang tersebut disekitar. Ada salah satu filusuf populer yang mengatakan :
“Cobalah dulu, baru cerita.
 Pahamilah dulu, baru menjawab.
 Pikirkanlah dulu, baru berkata.
 Dengarkanlah dulu, baru beri penilaian.
 Bekerjalah dulu, baru berharap”  *(Socrates)*

Bahwa makna dari kontemflasi ini memberi nasehat kepada kita untuk terus mengedepankan pemahaman-pemahaman yang bersifat pembelajaran untuk terus berkaca bahwa masih banyak yang harus kita benahi dan perbaiki sebagai manusia yang berakal. Tetapi kata dari membenahi tersebuh hanya orang-orang yang biasa-biasa saja tetapi mempunyai determinasi yang luar biasa di dalam dunia ini.

Dan orang-orang tersebut terkadang tanpa kita sadari kita untuk mengetahuinya karena mereka terkadang tidak ingin dilihat secara khalayak atau viral tetapi mereka dilihat hanya dengan hati yang tulus dan kerja keras yang terkadang bagus.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk para netizen yang merindukan tulisan-tulisa penulis yang sedang merindukan keinginan-keinginan yang belum tercapai dan terujudkan secara fisik. Mudah-mudahan kita selalu diberikan kemudahan oleh Tuhan semesta alam yang menciptakan seluruh alam semesta ini dengan penuh rasa syukur dan berkah ini.


Comments

Popular Posts