Belajar-lah dengan Ide Kreatif
Untuk
ku putra-putri anak-anak kehidupan yang mendambakan perubahan disetiap detik
dan menit waktu yang berjalan dan setiap hari dan hari yang berputar untuk
besok hari ini dan seterusnya.
Ilmu
itu ibarat cahaya mereka yang semakin tinggi ilmunya semakin jernih akalnya dan
terang pikirannya begitupun semakin hati-hati dalam melangkah sepaya tidak
terjatuh dan terkena jebakan yang menilmbulkan kerugian bagi mereka untuk tetap
selamat dalam setiap perjalannya dirinya dan begitupun untuk orang lain.
Cinta
akan ilmu itu memang sungguh sulit apalagi terhadap cinta ilmu dalam diri kita
dan pengetahuan terhadap pengetahuan diri kita “Allinsanusiri Watasshiruhu” artinya “setiap insan adalah rahasia
ku, dan setiap rahasiaku adalah insan bagiku” ada yang mengerti atau paham
terhadap arti dalam bahasa arab yang di interpretasikan ke dalam bahasa
indonesia ini, idiom ini selalu saya ingat dan nempel melekat di otak saya
untuk menelaah kecintaan ilmu di dalam setiap diri kita masing-masing. (kata ini dikitip dari buku novel laila
karangan gus can)
Mungkin
mereka yang terlalu mustahil terhadap tinggi ilmunya tetapi tidak semua mereka
tidak mustahil untuk istiqomah mencari dan mencintai ilmunya dalam diri mereka
masing-masing, meskipun menurut sebagian dan beberapa itu sulit tetapi bagi
mereka yang haus akan ilmunya itu asik dan merasakan punya dunia kecil dalam
dirinya dan hati kecilnya meskipun bukan menjadikan tujuannya untuk tetap hidup
sendiri melainkan proses dalam menempuh perjalanan seorang dirinya untuk
menjadi diri yang lebih mandiri dan manusia yang madani.
Hal
yang membuat cinta tetapi berat untuk dilakukan itu asik meskipun kata orang
itu berlebihan tetapi di dalam diri mereka itu merupakan kesejatian
superioritas yang luar biasa dan tidak di tempuh dengan jalan mulus bahkan
menempuhnyapun butuh bertahun-tahun dan istiqomah dalam melakukannyapun meskipun
dipandang sebelah mata.
Mari
kita belajar dengan disiplin dengan metode kreatif belajar apapun itu yang
menjadi kecintaan kita terhadap apa yang dipelajari, karena sekarang sudah
berada di posisi zaman canggih dan serba-serbi praktis bahkan konsumtif untuk
mempelajari hal tersebut pertanyaannya tergantung seberapa besar guna manfaat
yang kita kendalikan terhadap diri kita masing-masing di zaman now ini kalau
bahasa anak kekiniannya.
Posisikanlah
dirimu terhadap kebiasaan yang baik yang membuat dirimu terus seiring
berkembang dan bertambah posisi dimana terus ingin meraih hal yang ingin
diraih, dan belajarlah ilmu-ilmu yang disekeliling karena tujuan hidup kita
mencari dan menemukan kesejatian diri, diri yang seakan terkadang skeptis
(ragu-ragu) akan mempercayai diri sendiri bahkan sulit untuk dipercayai dan
pasti di dalam proses tersebut dalam pembelajaran ada hal yang menjadi ilmu
dalam ketertarikan kita untuk menuju yang diri yang lebih baik lagi atau orang
modern menyebutnya “Fashion”.

Comments
Post a Comment