Perempuan Pelita Kehidupan
Pertama-tama
saya ucapkan dalam tulisan kali ini artikel pada bulan 24 april 2020 saya akan
menuliskan tentang kisah perempuan-perempuan hebat atau tersohor entah itu
dindonesia ataupun didunia. Mungkin perempuan salah satu tiang negara bagi
negaranya masing-masing tetapi sayang kita harus kembali lagi kepada perempuan
tersebut, perempuan tersebut dibentuk oleh keluarganya dan lingkungannya itu
seperti apa.
Ketika
perempuan dibentuk dengan dua paktor yaitu pertama dibentuk oleh sistem dari
keluarganya yang kedua yaitu dibentuk dengan lingkungan atau pergaulannya
disekitarnya. Tetapi yang menjadi alasan kokoh pertama yaitu dibentuk dengan
prinsip dari sistem keluarganya untuk ketika perempuan keluar dia bisa
beradaftasi lagi dengan lingkungan-lingkungan lain seingga ketika adanya
hal-hal yang bersifat opersif perempuan tersebut teguh terhadap keyakinannya
untuk menyelesaikan persoalan-persoalan dilingkungan dengan tanggung jawabnya.
Perempuanpun
adalah tulang rusuknya laki-laki atau kaum hawa yang dengan satu sama lain
untuk saling melengkapi ketika tulang rusuknya sudah menyambung dalam artian menikah
dengan laki-laki tersebut sehingga laki-laki dan perempuan menempuh dengan
hidup untuk saling melengkapi satu sama lain.mungkin ada beberapa perempuan
tokoh indonesia hari ini dengan keciri khasannya atau ke originalannya untuk
tampil (show up) dipangguh
keprofesian, dibirokrasi ataupun kementrian-kementrian terkahit yang mempunyai
corak pemikiran dan tingkah laku persolan branding yang berbeda dibanding dengan perempuan-perempuan
lainnya.
Disisilain
perempuan adalah makhluk yang sanngat perasa maka dari itu madrasah atau
sekolah pertama itu bagi anak-anak adalah perempuan itu sendiri bukan lembaga,
birokrasi, universitas ataupun yayasan-yayasan yang dikelola sampai hari ini
oleh pemerintahan, mungkin memamng disisilain itu pendidikan tapi dluar pasti
anak-anak peretama keluar dari benih yang murni, karena benih yang unggul akan
baik pula untuk dirawah menjadi pohon yang unggul pula. Salah satunya anak-anak
yang menjadi sasaran utama untuk kita didik terutama seorang ibu harus paham
betul atau tuntas terhadap pengelolaan mendidik anak diwaktu kecil hingga dia
tumbuh dengan besar.
Mungkin
disisi lain beberapa sentral dan strategisnya peran perempuan dalam menyiapkan
sumber daya manusia dari generasi ke generasi berikutnya. Karena itulah
pemerintah kita memiliki kementrian pemberdayaan perempuan dan perlindungan
anak. Perempuan-perempuan indonesia harus diberdayakan sedemikian rupa agar
mereka dapat berfungsi sebagai cahaya penerang jalan bagi anak-anaknya. Mereka
harus dapat dijadikan suri tauladan dalam moral dan prilaku bagi anak-anaknya
mereka harus memiliki ilmu pengetahuan (knowledge) dan keterampilan untuk
mendidik anak-anaknya menjadi seseorang manusia yang mempuni dengan sesuai
keahliannya masing-masing.
Ada
cerita dari seorang sahabat saya yang dikirim ke pada anak saya yang sedang
mengandung melalui pesan singkat telepon seluler yang menceritakan dialog
antara seseorang bayi dan tuhan.
Suatu
ketika seorang bayi akan dilahirkan ke dunia. Menjelang diturunkan, dia
bertanya kepada Tuhan.
Bayi
: Para malaikat disini mengatakan bahwa besok akan engkau akan mengirimkan ku
ke dunia, tetapi bagaimana caraku hidup disana ? aku masing begitu kecil dan
lemah.
Tuhan
: Aku telah memilih satu malaikat untuk mu, ia akan menjaga dan mengasihimu.
Bayi
: Mengapa engkau mengirimku ? di surge aku bisa bernyanyi dan aku sangat
bahagia ….
Tuhan
: Malaikatmu akan bernyayi dan tersenyum untuk mu setiap hari, dan kamu akan
merasakan kehangatan cintanya dan lebih berbahagia.
Bayi
: Dan apa yang dapat kulakukan saat aku ingin berbicara kepada mu ?
Tuhan
: Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa.
Bayi
: Aku dengar bahwa di Bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungiku ?
Tuhan
: Malaikat akan melindungimu dengan taruhan jiwanya sekalipun
Bayi
: Tapi aku akan bersedih karena tidak melihat engkau lagi ….
Tuhan
: Malaikatmu akan menceritakan kepada mu tentang aku, dan akan mengajarkan
bagaimana agar kamu bisa kembali kepadaku. Walaupun sesungguhnya aku selalu berada
disisimu.
Suasana
surga seketika berubah menjadi terharu. Dengan sedih para malaikat dii surge
mengepakkan sayapnya untuk mengantarkan sang bayi turun ke dunia. Sebelum pergi
sang bayi bertanya dengan lirih.
Bayi
: Tuhan, aku harus pergi sekarang. Ini perintahmu, aku ingin bertanya untuk
terakhir kali. Bisakah engkau memberitahuku siapa nama malaikat itu ?
Tuhan
: Kamu dapat memnggilnya dengan sebutan ibu. (dikutiip buku Prijanto,Nilai-Nilai)
Percakapan
yang saya kutip diatas dari penulisa mantan wakil gubernur DKI 2004 yang
menulisa essay-essay tentang makna nilai-nilai kisah hidup yang sangat
insfiratif, mungkin kita akan terus selalu harus menghormati ibu kita dan yang
dikatagorikan di anugrahkan sebagai ibu pub ibu-ibu atau peran ibu harus tahu
dan paham atas prilakunya anaknya masing-masing jangan terus-terusan
anak-anaknya secara tidak langsung harus terus patuh sama ibu tapi disisi lain
anaknyapun harus dididik dengan baik dan benar hingga mengantarkan anak-anaknya
ke ruang-ruang semangat belajar, semangat berusaha dan semangat berkarya dengan
jalannya masing-masing. Terimakasih mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat dan
kita bisa untuk terus memberikan dorongan-dorongan positif untuk kemaslahatan
hidup bersama.

Comments
Post a Comment